Senin, 04 Januari 2016

Stasiun Kereta Api Masaran

Stasiun Kereta Api Masaran (MSR) atau yang selanjutnya disebut dengan Stasiun Masaran, merupakan salah satu stasiun kereta api yang berada di bawah manajemen  PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta yang berada pada ketinggian + 93 m di atas permukaan lain. Stasiun Masaran terletak di Jalan Stasiun, Kauman RT. 03 RW. 01 Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Lokasi stasiun ini berada di samping Toko Lisa, atau sebelah selatan palang sepur Masaran.
Bangunan Stasiun Masaran ini merupakan bangunan peninggalan masa Hindia Belanda. Sebelum stasiun ini dibangun, terlebih dulu dilakukan pembangunan jalur rel kereta api Madiun-Paron-Sragen-Solobalapan. Pembangunan jalur tersebut dimulai pada tahun 1883 dan selesai pada tahun 1884 oleh Staatsspoorwegen, perusahaan kereta api milik pemerintah di Hindia Belanda, sepanjang 97 kilometer.


Stasiun ini memiliki 2 jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus arah barat (menuju Solo) dan timur (menuju Sragen). Pada saat ini, di stasiun ini sedang ada pengerjaan penambahan jalur rel lagi sehingga kelak akan menjadi 3 jalur rel kereta api. Hal ini untuk menunjang jalur double track hingga Stasiun Madiun.
Stasiun Masaran ini merupakan stasiun kelas III/kecil, berbentuk persegi panjang dengan bangunan stasiun berukuran 134 m². Stasiun ini tercatat sebagai aset PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dengan nomor register 150/06/MSR/BD.
Di stasiun ini tidak terlihat aktivitas menaikkan atau menurunkan penumpang karena stasiun ini hanya digunakan untuk persilangan kereta api saja. Bila dilihat dari bangunannya, stasiun ini sebenarnya layak untuk layanan kereta api. Akan tetapi, karena lokasinya yang masih dekat dengan Stasiun Sragen maupun lokasinya masih berada persawahan, masih dianggap belum prospektif. *** [141215]

0 komentar:

Posting Komentar