The Story of Indonesian Heritage

  • Istana Ali Marhum Kantor

    Kampung Ladi,Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat)

  • Gudang Mesiu Pulau Penyengat

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Benteng Bukit Kursi

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Kompleks Makam Raja Abdurrahman

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Mesjid Raya Sultan Riau

    Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

Tampilkan postingan dengan label daalders. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daalders. Tampilkan semua postingan

Rijksdaalders

Pemerintah Belanda menerbitkan mata uang Daalders dengan bahan kertas yang disebut Rijksdaalders. Emisi pertama diterbitkan di Ambon, Batavia, Pulau Benda, dan Ternate pada tanggal 27 Desember 1782. Nilai tukar Rijksdaalders ditetapkan sebesar 1 Rijksdaalders = 48 Stuiver = 0,60 Dukaton.
Mata uang Rijksdaalders dicetak ulang pada masa pemerintahan Republiek Bataaf (1795 – 1806) berkuasa di negeri Belanda, dengan penambahan pecahan yang dicetak yaitu 15 dan 24 Stuiver. Tanda-tanda yang ada pada mata uang dilengkapi dengan huruf D di sebelah kiri dan di bawah stempel VOC terdapat huruf A. ***
                                                                                                                                            
Sumber:
  • Pameran Koleksi Uang Bank Indonesia MUSEUM ARTHA SUAKA, Jakarta: Bank Indonesia
Share:

Terpopuler

Mutiara Kekunaan

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Blog Archive

Label

Statistik Blog

Sahabat Kekunaan

Hubungi Kami