Kamis, 31 Maret 2016

Suluk Warni-Warni Tuwin Wirid Syattariyah

Suluk Warni-Warni ini berupa naskah yang berisi 29 suluk tentang Tasawuf (suluk dan wirid) milik tradisi Tarekat Syattariyah yang biasa dipraktekkan anggota istana di Surakarta. Naskah ini ditulis oleh Radyan Panji Jayaasmara pada tahun 1864 di Surakarta atas perintah KGPH Cakraningrat, menantu Paku Buwana VI, yang juga merupakan murid dari R. Ng. Ranggawarsita.
Naskah ini terdiri dari 472 halaman dengan ukuran 32 x 20 cm, yang berisi mengenai ajaran, tradisi dan silsilah Syattariyah dengan bentuk tulisan Jawa dan beberapa bab ditulis dengan tulisan Arab.


Sebelumnya, aliran tarekat ini telah lama tumbuh di Iran dan Turki dengan nama Tarekat Isyqiyah, tarekat yang ajarannya dengan konsep tasawuf ini cenderung mampu beradaptasi menyesuaikan diri dengan tradisi yang ada. Kemudian seiring dengan perkembangannya tarekat ini mulai muncul di India pada abad 15 dengan nama Tarekat Syattarayah yang dibawa oleh seorang ulama yang bernama Abdullah Asy Syatari. Kemudian menyebar ke berbagai negara termasuk Nusantara, dan pada waktu itu hampir seluruh Kerajaan Islam di Jawa dan Sumatera menggunakan tarekat ini.

Sumber:
Museum Radyapustaka Documentary Board

0 komentar:

Posting Komentar