Senin, 09 Juli 2012

Aksara dan Bahasa

Mana yang lebih dahulu dipelajari manusia, aksara atau bahasa? Tentu saja bahasa. Bahasa adalah induk dari segala pengetahuan yang diperoleh manusia. Ketika bayi dilahirkan, hal pertama yang dilakukan dengan orang di sekelilingnya, terutama ibunya, adalah berkomunikasi dalam “bahasa isyarat”, contonya ‘menangis’ yang menandakan bayi itu haus atau merasa tidak nyaman. Beranjak usia 1-2 tahun sudah diajari mengenal benda-benda sekelilingnya dan kata-kata yang paling sering diucapkan dalam “bahasa ibu”. Itulah pengetahuan pertama yang diperoleh manusia dalam usia dini/balita (bawah lima tahun). Memasuki usia sekolah (sekitar 6-7 tahun) barulah diajarkan mengenal huruf/aksara dan membaca tulisan.
Apa itu tulisan? Tulisan terdiri dari rangkaian huruf/aksara, merupakan simbol bunyi yang diucapkan manusia, membentuk rangkaian kata yang bermakna dan berfungsi sebagai alat komunikasi antarmanusia yang sepaham atau memiliki bahasa yang sama. Tulisan sebagai alat komunikasi tidak akan ada gunanya apabila bahasa yang diwujudkan dalam sistem tanda itu tak diketahui oleh pembacanya.
Lebih dari 90% masa yang telah dilalui umat manusia adalah masa sebelum dikenal tulisan (nirleka) atau lazim disebut masa prasejarah. Jangkauan masanya meliputi sekitar 2 juta tahun, yaitu masa mulai ditemukan fosil manusia purba pertama. Manusia baru mengenal tulisan sekitar 5000 tahun yang lalu, yang menandai masa sejarah. Ini menjelaskan bahwa tingkat perkembangan kecerdasan manusia di mulai dari bahasa isyarat, bahasa lisan, kemudian baru bahasa tulisan. ***

0 komentar:

Posting Komentar