Jumat, 13 Juli 2012

Gedung Ex-Chartered Bank

Salah satu aset bangunan sejarah milik Bank Mandiri yang merupakan warisan zaman kolonial Hindia Belanda, adalah sebuah gedung tua di kawasan Oud-Batavia Jakarta Kota yang memiliki ciri kubah. Gedung tiga lantai di atas lahan seluas 2.279 m² yang terletak di sudut Jalan Kali Besar Barat No. 1-2, memiliki citra arsitektur klasik yang mengawali gaya modern dengan banyak ornament hias. Gedung yang dibangun tahun 1920 ini dirancang oleh arsitek EHGH Cuypers (1859-1927), saat di mana era perdagangan pemerintah Hindia Belanda sedang jaya dan pembangunan gedung di kota Batavia bagian utara cukup gencar dilakukan. Gedung yang berlokasi tidak jauh dari gedung Balaikota lama ini menggunakan konstruksi beton dan dinding bata.
Bangunan ini awal mulanya digunakan sebagai kantor cabang Chartered Bank of India, Australia dan Cina di Batavia, sejak 2 Maret 1965 diserahkan oleh Pemerintah pengelolaannya kepada Bank Umum Negara (BUNEG) yang kemudian menjadi Bank Bumi Daya (BBD) pada bulan Desember 1968. Melihat dari waktu pembangunannya, gedung ini juga menggunakan bahan lantai sebagian mozaik pada daerah yang dianggap penting dan lantai ubin untuk ruangan umum lainnya. Kayu yang dipakai untuk kusen pintu jendela dan railing tangga adalah kayu pilihan terbaik yang waktu itu sangat mudah didapatkan.


Gedung tua seluas 4.824 m² dengan ciri kubah warna kecoklatan di atasnya, menyimpan potensi besar untuk menunjang kawasan Oud Batavia sebagai lokasi tujuan wisata. Dari kejauhan sosok gedung dengan bentuk kubahnya yang menutupi seluruh ruang sudut depan di lantai tiga, terlihat masih sangat megah. Suasana lingkungan sekitar gedung yang hampir dipenuhi oleh bangunan-bangunan lama memang sangat kondusif sebagai bagian dari kawasan kota Oud Batavia yang perlu dilestarikan. Sehingga tidak sedikit pecinta fotografi yang selalu memanfaatkan background gedung sebagai obyeknya. ***

1 komentar:

  1. ijin copy data om,nanti saya lampirin sumbernya dari blog agan,buat tugas kulia arsitektur konservasi,
    trimakasih

    BalasHapus