Senin, 23 Juli 2012

Iluminasi dalam tradisi penyalinan mushaf Al-Qur’an Nusantara

Iluminasi (illumination) – dari akar kata illuminate, berarti to light up, to make bright, to decorate – yaitu hiasan naskah yang bersifat abstrak, tidak fungsional menjelaskan teks seperti ilustrasi, dan berfungsi semata “menerangi”, atau sebagai “penerang” bagi teks yang disajikan. Dalam bahasa Arab disebut tazhib (dari kata zahab, berarti emas, karena biasanya hiasan iluminasi disepuh dengan emas).
Di dalam Al-Qur’an, iluminasi biasanya menghias bagian awal, tengah, dan akhir Al-Qur’an. Hiasan di ketiga bagian ini merupakan bagian yang sangat penting dalam seni naskah Al-Qur’an, dan terdapat di hampir seluruh Al-Qur’an Nusantara.
Ragam hias yang digunakan terutama adalah ragam hias floral (tumbuh-tumbuhan) dan geometris. Adapun jenis ragam hias lain, yaitu makhluk hidup, bisa dikatakan tidak pernah digunakan. Termasuk dalam pengecualian adalah gambar “macan Ali” yang terdapat dalam Al-Qur’an dari Sumedang, dalam tradisi Cirebon. ***


0 komentar:

Posting Komentar