Wednesday, October 10, 2012

Candi Merak

Secara administratif terletak di Dukuh Candi Merak, Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Candi ini didirikan sekitar abad 8 – 10 Masehi.
Menurut Anto, salah seorang petugas yang menunggu candi, candi ini pertama kali ditemukan sekitar tahun 1925. Dulu, lahan candi merupakan lahan yang ada pohon Joho. Saking besarnya pohon Joho ini, banyak buruk merak yang suka bertengger atau tidur di sini. Namun karena tuanya umur pohon Joho tersebut, suatu ketika pohon tersebut tumbang.


Tumbang pohon Joho ini menyebabkan akarnya tercerabut ke atas, dan ini menjadikan tanah di bawah terangkat ke atas. Pada saat inilah muncul banyak arca di bawah pohon yang tumbang tadi. Setelah dilakukan penggalian lebih dalam, ternyata ditemukan candi. Karena dulunya di daerah ini banyak buruk merak yang tidur di sini, maka candi tersebut akhirnya dinamai Candi Merak.
Candi Merak merupakan candi yang berlatar belakang agama Hindu. Hal ini dapat dilihat dari arca-arca yang terdapat di Candi Merak, seperti lingga yoni, arca Ganesa dan arca Durga. Selain itu terdapat arca-arca lain di sekitar halaman Candi Merak seperti Nandi dan dewa-dewa lain dalam agama Hindu.


Candi Merak memiliki ukuran bangunan panjang 8,86 m, lebar 13,5 m dan tinggi 12 m, dengan luas kompleks candi sekitar 2.000 m². Di kompleks candi ini, terdapat satu buah bangunan candi induk yang menghadap ke timur, dan tiga buah candi perwara yang ketiganya menghadap ke barat. Pemugaran Candi Merak dilaksanakan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah dengan dana APBD Provinsi Jawa Tengah. Bagian kaki candid an bagian tubuh selesai dipugar pada tahun 2007 dan 2010. Sedangkan bagian atap candi selesai pada tahun 2011.
Ciri-ciri arsitektur bangunannya menunjukkan bahwa candi ini merupakan candi yang dibangun oleh Kerajaan Mataram Kuna seperti halnya Candi Sewu, Candi Prambanan, dan Candi Plaosan. Bahkan, ada yang memperkirakan candi ini seumuran dengan Candi Bima yang ada di Kompleks Candi Dieng. Hal ini terlihat dari kudhu dan kala makara yang terdapat di Candi Merak sama dengan yang ada di Candi Bima. *** [071012]

0 comments:

Post a Comment