Thursday, November 29, 2012

Museum Provinsi Kalimantan Barat

Museum Provinsi Kalimantan Barat terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Pontianak, atau tepatnya berada di sebelah Gedung Dewan Kesenian Kalimantan Barat. Dan, juga berdekatan dengan Rumah Adat Dayak.
Museum bukan hanya tempat untuk berwisata atau menyimpan koleksi sejarah budaya, namun museum bisa dijadikan media pembangunan, pendidikan, karakter bangsa, sumber informasi, dan lembaga pelestarian warisan budaya. Informasi tersebut tersimpan dalam bentuk benda-benda bukti material hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya. Museum mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan apresiasi terhadap khasanah budaya bangsa di mana bentuk dan jenis suatu benda budaya serta latar belakang setiap benda tersebut merupakan pancaran dari suatu unsur nilai falsafah dan kearifannya yang patut dimanfaatkan sebagai aset peradaban bangsa.
Museum ini dirintis sejak tahun 1974 oleh Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) Provinsi Kalimantan Barat melalui Proyek Rehabilitasi dan Perluasan Permuseuman Kalimantan Barat.
Fungsionalisasinya diresmikan pada 4 Oktober 1983 oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Depdikbud, yang sejak itu pula museum tersebut dibuka untuk umum.
Kelembagaan museum diresmikan pada 2 April 1988 oleh Sekretaris Jenderal Depdikbud berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0754/0/1987 tanggal 2 Desember 1987. Sejak saat itu, Museum Provinsi Kalimantan Barat menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah Depdikbud Provinsi Kalimantan Barat, yang selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 001/0/1991 tanggal 9 Januari 1991 berubah menjadi UPT Direktorat Jenderal Kebudayaan Depdikbud RI.
Sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenagan Pemerintah dan Provinsi sebagai Daerah Otonom (Lembar Negara RI Nomor 3952) dan Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 365 Tahun 2001 Museum Provinsi Kalimantan Barat merupakan UPT Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat yang merupakan unsur pelaksana operasional Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat.


Museum Provinsi Kalimantan Barat berdiri di tengah sebidang tanah yang luas. Halaman belakang rancak dihiasi aneka koleksi khas suku Dayak seperti rumah langun, sandung, pancar, rupa-rupa patung serta ukiran. Hadir pula alat penggerak ekonomi berupa miniatur tungku naga, pengepres karet, rumah kopra. Sebuah jangkar abad ke-16 dan replika prasasti dengan caranya sendiri mengisahkan sejarah di tanah ini. Sementara halaman depan terdapat sebuah relief yang menggambarkan peristiwa perjuangan kemerdekaan dari suku Dayak dan Melayu.
Bangunan Museum Provinsi Kalimantan Barat tergolong megah, yang terdiri atas 2 lantai. Kedua lantai tersebut difungsikan sebagai gedung pameran tetap untuk menampilkan sejumlah koleksi yang dimiliki oleh museum tersebut.
Ruang Pameran Tetap dibagi menjadi 3 ruangan, yaitu:

1.       Ruang Pengenalan
Ruang ini menampilkan sejumlah koleksi yang terdiri atas koleksi geologika/geografika, biologika, arkeologika, historika dan numismatika/heraldika.

2.       Ruang Budaya Kalimantan Barat
Ruang ini mencakup 7 unsur kebudayaan yang ada di Kalimantan Barat, seperti: religi dan upacara keagamaan, mata pencaharian hidup, organisasi kemasyarakatan, teknologi dan peralatan, pengetahuan, kesenian, serta bahasa.

3.       Ruang Keramik
Ruang ini menyajikan sejumlah benda koleksi keramik, baik yang lokal maupun asing. *** [151112]

0 comments:

Post a Comment