Rabu, 30 November 2016

Taman Rekreasi Selecta Batu

Berkah dari liburan Tim SMART Health Kepanjen, saya pun berkesempatan mengunjungi Selecta. Pasalnya, saya diajak rombongan mereka untuk berlibur di Selecta guna menghilangkan kepenatan yang ada usai mewawancarai responden. Bahasa Jawanya ngadem, atau mendinginkan tubuh dan pikiran di Selecta yang terkenal berhawa sejuk. Sehingga kesampaian sudah, saya berkunjung ke Taman Rekreasi Selecta sejak mendengarnya tatkala masih di bangku SD.
Taman rekreasi ini terletak di Jalan Raya Selecta No. 1 Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Lokasi ini berada di sebelah barat laut Kantor Kepala Desa Tulungrejo, atau sekitar 1,2 kilometer dari Informasi Wisata Desa.
Selecta sebagai cikal bakal pariwisata Kota Batu, yang menggabungkan unsur keindahan alam dan kesejukan hawa pegunungan merupakan tempat pilihan terbaik untuk rekreasi. Taman rekreasi ini dikelilingi oleh Gunung Arjuno, Welirang dan Anjasmoro, yang memiliki ketinggian 1.150 meter di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar antara 15 C - 25C.



Menurut sejarahnya, Selecta ini didirikan oleh Franciscus de Ruijter de Wildt pada tahun 1928. Ruijter de Wildt adalah seorang Belanda kelahiran Banyumas pada 24 Februari 1891. Ia adalah putra Jacobus Franciscus de Ruijter de Wildt, seorang administrator Pabrik Gula Klampok di Banyumas (administrateur van de suikerfabriek Klampok te Banjoemas).
Awalnya, infrastruktur yang dibangun di dalam taman rekreasi tersebut adalah kolam renang. Peletakan batu fondasi dilakukan oleh Nyonya De Ruijter de Wildt. Saat peletakan batu inilah, Nyonya De Ruijter de Wildt sempat berujar agar supaya kolam renang tersebut kelak menjadi lokasi pilihan (selecte) yang indah. Dari ujaran ini kemudian menjadi Selecta.
Kemudian pada tahun 1934 ditambah dengan tujuh bangunan berupa bungalow, dan pada tahun 1937 diperluas menjadi hotel dengan sebuah paviliun. Pengerjaannya dipercayakan kepada Biro Arsitektur M.J. Lang & Co, yang berkantor di Tjelaket 66 Malang.



Setelah mengalami kerusakan pada era Revolusi, pada 19 Januari 1950 taman rekreasi ini mulai dibangun kembali oleh 47 tokoh masyarakat yang kemudian dikenal sebagai pendiri pembangunan PT Selecta. Nama-nama tersebut bisa dibaca oleh pengunjung ketika memasuki pintu utama taman rekreasi ini, yang disematkan dalam bentuk prasasti yang terbuat dari batu marmer.
Pada 1 Maret 1955, Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno, pernah berkunjung ke Selecta ini dengan meninggalkan kenangan berupa secarik tulisan yang berharap Selecta tetap maju. Begitu pula halnya dengan Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta, pernah mengunjungi Selecta pada 14 November 1956. Beliau juga meninggalkan secarik tulisan yang menginginkan Selecta berkembang terus.
Pengunjung yang bertandang ke Taman Rekreasi Selecta ini akan dimanjakan oleh sejumlah fasilitas dan arena bermain yang dikembangkan oleh PT Selecta, seperti kolam renang, hotel, restoran, area jogging, taman bunga, pasar buah, area outbound, water park, kolam ikan, akuarium, live music dan goa singa. Sedangkan, arena bermain yang tersedia meliputi sky bike, sepeda air, kiddie ride, bahtera ayun, kereta kuda, flying fox dan bioskop 6 dimensi.
Selecta memang sudah dikenal sejak dulu karena keindahan alamnya dengan udara pegunungan yang sejuk dan segar yang dapat membuahkan inspirasi dan mengukir kenangan bagi setiap pengunjungnya. Selecta is Truly Picnic. *** [220916]

Kepustakaan:
Brosur Taman Rekreasi Hotel & Restoran SELECTA
De Indische Courant 29-08-1933, dalam http://www.delpher.nl/nl/kranten/view?coll=ddd&identifier=ddd:010284706:mpeg21:a0218
Soerabaijasch handelsblad 06-11-1933, dalam http://www.delpher.nl/nl/kranten/view?coll=ddd&identifier=ddd:011109830:mpeg21:a0164
http://www.panoramio.com/photo/24977251

0 komentar:

Posting Komentar