Rabu, 06 November 2013

Klenteng Soeh Boen Pang Gie Soe

Klenteng Soeh Boen pan Gie Soe atau Rumah Abu Leluhur terletak di Jalan Talang No. 2 Kampung Keprabon RT.03 RW. 02 Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Sebelah utara berbatasan dengan rumah duka dan toko, sebelah timur terdapat Jalan Talang yang di seberangnya berdiri kokoh bangunan Gedung BAT Cirebon, sebelah selatan berbatasan dengan Pabrik Bohlam PT. NIRI dan Pabrik Karet, serta sebelah barat adalah pemukiman padat.
Klenteng ini bagi masyarakat Cirebon lebih dikenal dengan nama Klenteng Talang. Kata “Talang”, menurut bahasa China berasal dari kata toa lang yang berarti “orang besar” atau “tuan besar”. Istilah ini ditujukan kepada tiga orang laksamana besar utusan Kaisar Ming yang mendarat di Cirebon pada abad ke-14, yaitu Cheng Ho (Cheng He), Fa Wan (Fa Xien), dan Khung Wu Fung, yang semuanya beragama Islam.


Klenteng ini dibangun di atas areal tanah seluas 400 m² pada 1450 M oleh Tan Sam Cai atau H. Mohammad Syafei. Beliau ini awalnya adalah sseorang sudagar dari daratan China yang mengadakan pelayaran hingga mendarat di Pantai Utara Cirebon. Karena kepandaian yang dimilikinya, H. Muhammad Syafei  kemudian diangkat sebagai Menteri Keuangan dari Kraton Kanoman, dan dinikahkan dengan salah seorang putri dari Kanoman. Lalu, beliau diberi gelar Tumenggung Aria Dipacula.
Klenteng yang menghadap ke timur ini, dahulunya berfungsi sebagai masjid dan digunakan sebagai tempat peristirahatan bagi saudagar-saudagar yang datang dari tempat jauh.
Seperti arsitektur bangunan klenteng pada umumnya, klenteng ini memiliki ruang depan, ruang tengah, dan di kiri-kananya terdapat bangunan penunjang lainnya. Bagian depan klenteng ini adalah pendopo, sedangkan ruang tengahnya diperuntukan bagi altar untuk persembahyangan penganut Kong Hu Chu.
Meskipun klenteng ini sudah berusia 563 tahun, bangunannya masih berdiri kokoh dan belum pernah mengalami pemugaran secara besar-besaran. Bila ada renovasi, hanya sebatas mengganti yang mengalami kerusakan saja. *** [271013]

0 komentar:

Posting Komentar