Rabu, 06 November 2013

Kantor Pos Besar Cirebon

Kantor Pos yang berada di wilayah adminstratif Kota Cirebon berjumlah banyak, mengingat pertumbuhan Kota Cirebon yang pesat. Namun, di antara kantor pos yang ada tersebut, Kantor Pos yang berada di Jalan Yos Sudarso No. 9 Kampung Cangkol, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat ini merupakan kantor pos yang memiliki nilai sejarah di kala masa kolonial Hindia Belanda. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai Kantor Pos Besar Cirebon.
Berdirinya Kantor Pos Besar ini tidak terlepas dari keberhasilan Daendels yang membuka poros jalan utama antara Anyer di Banten hingga Panarukan di Jawa Timur sepanjang 1.000 kilometer. Jalan hasil rodi rakyat Indonesia ini, sangat membantu dalam mempercepat delivery surat maupun paket antar kota di Pulau Jawa, sehingga jalan tersebut dikenal dengan nama Groote Postweg (Jalan Raya Pos). Semula jarak tempuh dari Banten sampai Jawa Timur bisa memerlukan waktu puluhan hari, namun setelah adanya jalan tersebut, bisa ditempuh kurang dari seminggu.


Kondisi ini memicu Pemerintah Hindia Belanda untuk segera membuka lebih banyak lagi kantor pos di sepanjang Jalan Raya Pos, mulai dari Anyer hingga Pasuruan. Kendati Kantor Pos Besar Cirebon dalam bentuk sekarang ini dibangun pada 1906, namun kantor pos ini sebenarnya telah berdiri dan melayani masyarakat antara tahun 1810 dan 1832.
Bangunan Kantor Pos Besar Cirebon ini memang kurang menonjol bila dibandingkan dengan bangunan peninggalan kolonial yang berada di sekitar kantor pos tersebut, seperti Bank Indonesia, Bank Mandiri maupun Gedung Cipta Niaga. Yang lainnya memiliki lantai lebih dari satu, tapi kantor pos ini hanya satu lantai. Meskipun demikian, bila dilihat dari kisah kekunaan yang dimilikinya, Kantor Pos Besar Cirebon ini sama-sama menyandang predikat sebagai Benda Cagar Budaya (BCB). Hal ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Wali Kota Cirebon Nomor 19 Tahun 2001 tentang Perlindungan dan Pelestarian Kawasan dan Bangunan Cagar Budaya di Kota Cirebon. *** [271013]

0 komentar:

Posting Komentar