Minggu, 27 April 2014

Prasasti Condrogeni I

Prasasti Condrogeni I berangka tahun 1427 Çaka atau 1505 M, dengan menggunakan aksara Jawa Kuno (Merapi-Merbabu) dan berbahasa Jawa Kuno. Prasasti Condrogeni I merupakan upala praśasti yang dipahatkan pada batu andesit berwarna keabu-abuan dengan bentuk stele dengan puncak meruncing, berjumlah 12 baris. Angka tahun dipahatkan di bagian paling atas, dan isinya hanya dipahatkan pada bagian depan (recto) saja. Sekarang, prasasti ini disimpan di Museum Nasional Jakarta dengan nomor inventaris D 125.
Prasasti Condrogeni I mempunyai ukuran yang tidak sama antara sisi yang satu dengan sisi lainnya. Ukuran prasasti ini dari alas sampai puncak 64,5 cm, lebar tubuh 34,5 cm, dan lebar alas 27 cm.
Prasasti dari masa Majapahit akhir ini ditemukan di Desa Pudak, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, yang tepatnya berada di sisi barat daya gunung Wilis.  Di dalam laporan yang termaktub di dalam OV tahun 1912, disebutkan bahwa prasasti Condrogeni I diperoleh dari ekskavasi di perkebunan kopi Condrogeni, Pudak, Pulung, Ponorogo. Selain prasasti Condrogeni I, di daerah Pudak juga ditemukan beberapa temuan artefak lainnya, seperti prasasti Condrogeni II (1334 Çaka atau 1433 M) yang berbentuk umpak, prasasti Condrogeni III (1355 Çaka atau 1433 M) berupa batu persegi, inksripsi Pudak 1334 Çaka atau 1412 M berbentuk altar batu, fragmen arca Ganeśa dan tiga arca raksasa.
Prasasti Condrogeni I merupakan prasasti yang berasal dari luar lingkungan kraton. Prasasti yang berasal dari luar lingkungan kraton, pada umumnya berisi tentang petuah-petuah, ajaran moral atau bisa juga hanya merupakan petunjuk nama tempat suci. Prasasti ini, diperkirakan berisi mengenai pengembara dan ajaran moralnya.

Alih aksara:
1376
ba ṯā rig a? nā? sthi ni
paŋ dugi rasa sih hurath/ń ? pa
wasa pāwā na ni sa ba/ka ra ri wa
ca? bhāma r dadha ka/ta? Kau
ya di rawar wuńa po/he? n pa
pahuman _ _ _ ya sa darsa la
na _ _ _ na pa _ _ _ _
°adi du ta pil gre? _
Tapaśa sakalajana laraŋ
Tańa rawa _ _ _ _
_ _ _ _dhu? _ sa ?
_ _ _ _ _

Alih bahasa:
1376
sang Batari ga? Na? sthi ni
tiba-tiba sampai rasa kasih sayang pengembara
mendiami kesucian semuanya/seluruhnya ditiru
dan kemarahan memuncak, memanas ka/ta? Kau
meskipun kolam bunga po/he? n pa
tempat bermusyawarah tentang teladan?
na _ _ _ na pa _ _ _ _
pertanda utama berpisah gre?
Pertapa melarang seluruh manusia
Mematuhi dengan hati-hati suara _ _ _ _ _
_ _ _ _ _dhu _ sa _ _
_ _ _ _ _

Kepustakaan:
Poppy Novita Iriana, 2011, Prasasti Condrogeni I: Suatu Kajian Awal, dalam Skripsi di Program Studi Arkeologi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar