Jumat, 19 September 2014

Gedung BPKA Jember

Bangunan berwarna putih dengan arsitektur khas senantiasa mengundang mata bagi siapa pun yang melintas jalan di sebelah selatan alun-alun Kota Jember. Itulah kompleks bangunan perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.
Di dalam kompleks kantor Pemkab Jember itu terdapat beberapa bangunan yang digunakan untuk menjalankan pemerintahan dan pelayanan dari Pemkab Jember. Dari sekian bangunan yang ada di kompleks tersebut, terdapat sebuah bangunan yang memiliki ciri tersendiri dengan atap yang bermenara. Bangunan tersebut adalah gedung Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kabupaten Jember.
Gedung BPKA ini terletak di Jalan Ahmad Yani No. 2 Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Kaliwates, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Lokasi gedung ini ada dalam satu lingkungan dengan kompleks perkantoran Pemkab Jember yang berada di selatan alun-alun Kota Jember.


Awalnya, gedung BPKA ini adalah Kantor Pemkab Jember yang lama. Setelah diresmikan menjadi Regentschap tahun 1929 di kantor inilah untuk pertama kalinya Raden Tumenggung Ario Notohadinegoro, Bupati pertama Jember, mengendalikan pemerintahannya. Gedung ini juga pernah menjadi Kantor DPRS sekaligus menjadi Kantor Pemkab.
Gedung yang memiliki atap mirip dengan atap gedung Rumah Sakit (RS) Jember Klinik milik PTPN X ini pernah mengalami kebakaran. Namun, masih bisa diselamatkan sesuai aslinya dalam renovasi yang dilakukan.
Perjalanan panjang yang bertalian erat dengan sejarah Jember membuat gedung BPKA ini dianggap sebagai salah satu produk heritage yang ada di Jember. Konsekuensinya, menurut Peter Horward, gedung tersebut menjadi sesuatu yang ingin diselamatkan orang. Hal ini selaras dengan pasal-pasal yang termaktub di dalam UU No. 11 Tahun 2010 yang juga member penegasan bahwa bangunan cagar budaya (BCB) perlu dilestarikan keberadaannya karena sarat nilai penting akan sejarah. *** [140814]

0 komentar:

Posting Komentar