The Story of Indonesian Heritage

Godfried Hariowald Von Faber

Godfried Hariowald (GH) Von Faber dilahirkan di Surabaya pada 1 Desember 1899 dari seorang ayah berkebangsaan Jerman-Belanda. Sebagai pecinta budaya, pada tahun 1933 Von Faber mendirikan Perkumpulan Stedelijk Historisch Museum atau Museum Sejarah Kota (Stehimu), yang memamerkan koleksi pribadinya. Pada tanggal 20 Oktober 1934 Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendirikan Provinciaal Museum Oost Java dan Von Faber menjabat sebagai Direkturnya.
Tahun 1949 Stehimu dan Provinciaal Museum Oost Java bergabung menjadi satu dan diberi nama Universeel Cultureel Cwentrum voor Volksontwekkeling atau Yayasan Pusat Pendidikan Umum untuk Kebudayaan di Surabaya yang bertempat di Jalan Simpang No. 3 Surabaya. Museum ini diresmikan oleh Walikota Surabaya pada waktu itu yaitu Mr. WH. Van Helsdingen. Museum ini dibuka untuk umum.
Sepeninggal Von Faber, pada 29 September 1955, museum tidak lagi dibuka dan baru pada tanggal 23 Mei 1972 dengan bantuan dari Direktorat Permuseuman dan Pemerintah Daerah, museum ini dibuka lagi untuk umum dengan nama Museum Jawa Timur. Pada tanggal 1 November 1974, museum ini dinegerikan dan diberi nama Museum NegeriJawa Timur Mpu Tantular yang beralamat di Jalan Pemuda No. 3 Surabaya.
Karena bertambahnya koleksi pada tanggal 12 Agustus 1977, museum dipindahkan ke Jalan Taman Mayangkara No. 6 Surabaya, dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur waktu itu Sunandar Priyosudarmo. Selanjutnya sebagai perluasan dan tuntutan kebutuhan, museum dipindahkan ke Sidoarjo.
Selain sebagai pencetus berdirinya Museum Jawa Timur, Von Faber juga membuat buku mengenai Kota Surabaya, antara lain Oud Soerabaia dan Nieuw Soerabaia. ***
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terpopuler

Mutiara Kekunaan

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Blog Archive

Label

Statistik Blog

Sahabat Kekunaan

Hubungi Kami