Kamis, 29 Mei 2014

Vihara Dharmakaya

Tidak jauh dari Klenteng Hok Tek Bio (Vihara Dhanagun) dan Klenteng Pan Kho Bio (Vihara Maha Brahma), terdapat Vihara Dharmakaya. Vihara ini terletak di Jalan Siliwangi No.  Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Awalnya bangunan Vihara Dharmakaya ini merupakan tempat retret milik keluarga tuan tanah Tionghoa di Buitenzorg (nama lama Bogor). Dulu, daerah sekitar vihara ini masih seperti Kebun Raya Bogor. Banyak dihuni oleh aneka tanaman yang besar-besar sehingga menjadi tempat yang nyaman dan sejuk untuk melakukan retret atau mensunyikan diri dalam konteks beribadat.
Tidak diketahui dengan pasti umur dari bangunan vihara ini, akan tetapi diperkirakan umur bangunan vihara ini jauh lebih muda dibandingkan dengan Klenteng Hok Tek Bio maupun Klenteng Pan Kho Bio. Kemudian oleh ibu tuan tanah Kwitang yang bernama Teng Oen Giok, tempat retret tersebut disumbangkan kepada Ma Suhu Tan Eng Nio pada awal tahun 1940-an. Suhu Tan Eng Nio merupakan seorang biarawati yang memiliki rambut panjang terurai yang gemar mengenakan pakaian putih dan memakai kain batik panjang.


Kemudian tempat retret ini berkembang menjadi vihara dan dibuka untuk umum. Vihara tersebut diberi nama Vihara Dharmakaya. Dalam formulasi doktrin Tri kaya, Dharmakaya adalah kebenaran yang tertinggi atau ketiga (parinispanna). Dharmakaya itu sendiri merupakan Sanghyang Adi Buddha atau Tuhan Yang Maha Esa.
Bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 2.000 m² ini memiliki bentuk seperti villa di mana di samping kirinya terdapat menara, dan arsitekturnya merupakan perpaduan khas Tionghoa, Eropa maupun lokal. Hanya bagian depannya saja yang mempelihatkan bahwa bangunan itu merupakan vihara, yang ditandai atap bangunan utamanya yang khas Tiongkok dengan diberi ornamen naga serta bercat warna merah. Sedangkan, pada bagian dalam bangunan ini lebih menyerupai rumah ketimbang sebuah vihara.
Meski memiliki halaman yang cukup luas, vihara ini terlihat sepi atau tidak seramai dengan pengunjung yang ada di Klenteng Hok Tek Bio, dikarenakan letaknya yang agak jauh dari kawasan Pecinan Surya Kencana sehingga menjadikan vihara ini kurang begitu terkenal dibandingkan dengan vihara lainnya. Bangunan ini lebih terkenal karena bentuk bangunan yang unik. Siapapun yang melintas Jalan Siliwangi yang merupakan terusan jalan dari Jalan Surya Kencana ini, akan menolehkan pandangan sejenak untuk menikmati pesona bangunan yang mirip dengan bentuk bangunan villa. *** [220514]

0 komentar:

Posting Komentar