Kamis, 21 Mei 2015

Pabrik Rokok PT. Banyu Biru Malang

Setengah hari diajak keliling Kota Malang dengan sepeda motor oleh teman memang menyenangkan. Selain membuat fresh usai seminggu suntuk melakukan pekerjaan kantor, juga memberi wawasan geografis baru mengenai Kota Malang. Kotanya ramai, sejuk, dan yang tak kalah menariknya adalah banyaknya bangunan lawas di daerah tersebut. Hal ini wajar karena pada saat saya bertandang ke sana, sedang ada Karnaval memperingati 101 tahun Kota Malang.
Salah satu yang terlewati saat membonceng sepeda motor matic adalah bangunan lawas bernama Pabrik Rokok PT. Banyu Biru yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim No. 2 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Lokasi pabrik rokok ini berada di pusat kota, yang tidak begitu jauh dengan Alun-Alun Kota Malang atau GPIB Immanuel, atau posisinya berada di belakang Hotel Riche.
Perusahaan rokok PT. Banyu Biru Malang didirikan pada 28 Maret 1958 dengan akte pendirian No. 503/A/I/b/17 oleh Soeryo Sutanto. Awalnya, hanya memperkerjakan 19 orang saja untuk memproduksi rokok sigaret kretek (SKT), yaitu pembuatan atau pelintingan yang dilakukan dengan tangan.


Karena usianya semakin uzur, Soeryo Sutanto menyerahkan pengelolaan usaha yang didirikan tersebut kepada anak laki-lakinya yang bernama Drs. Hendrawan Sutanto. Setelah pimpinan perusahaan dipegang oleh Hendrawan Sutanto, perusahaan memperluas jenis produksinya dengan memproduksi rokok sigaret filter atau dikenal dengan sigaret kretek mesin (SKM).
Pada saat ini, perusahaan telah mempekerjakan tenaga kerja lebih dari 200-an orang yang terbagi pada dua pabrik dan menempati beberapa bagian. Sedangkan, usaha yang telah dijalankan ini telah mendapatkan izin usaha dari pemerintah dengan nomor Izin Usaha Tetap sesuai dengan Surat Keputusan (SK) No. 339/Dja/IUT-1/Non-PMA PMSN/XI/90.
Pada saat ini, Pabrik Rokok PT. Banyu Biru Malang memproduksi 2 jenis rokok, yaitu rokok kretek dan rokok filter dengan menggunakan 5 cap, cap yang satu dengan yang lainnya mempunyai perbedaan, baik mengenai rasa, jenis pembungkusannya maupun harganya. Rokok-rokok yang diproduksi oleh perusahaan rokok ini dilabeli dengan merek:  BB King Size, Harummanis Spesial 12, Korvet Filter 12, Korvet Filter 16, Harummanis Super Star, dan Harummanis Super Merah.
Pabrik Rokok PT. Banyu Biru Malang memang tidak sebesar dan setenar dengan perusahaan rokok yang telah akrab di telinga kita, seperti: H.R. Sampoerna, Bentoel, Gudang Garam maupun Djarum, akan tetapi dilihat dari pemasarannya, perusahaan rokok ini sesungguhnya memiliki pangsa pasar tersendiri karena karakteristik penggemar rokok tersebut. Pemasaran rokok produksi PT. Banyu Biru ini telah merambah Palembang, Lampung, Sukabumi, Bandung, Garut, Pontianak, Banjarmasin, Palu, Manado, dan Mataram. *** [250415]

2 komentar: