Jumat, 15 Juni 2012

Tari Sanghyang

Sanghyang merupakan tari kerauhan yang sangat terkenal di Bali. Penari – gadis muda atau pria tua – dirasuki roh halus, dewata, binatang buas, atau roh lain. Karena banyak orang desa masih menganut kepercayaan bahwa sanghyang mempunyai kekuatan batin untuk melindungi, seperti tertulis dalam lontar kuna, Lontar Kacacar, tari ini masih dijumpai di pedesaan.
Dahulu sanghyang dipentaskan pada saat terjadi wabah atau musibah di desa setempat. Kini sejumlah desa menggelar versi hiburannya untuk wisatawan. Setidaknya ada 10 jenis sanghyang, masing-masing dinamai sesuai dengan roh yang merasuki penari atau perantaranya.
Legong dan cak (kecak), dua tari Bali yang sangat dikenal, diilhami dan dilandasi oleh sanghyang. ***

0 komentar:

Posting Komentar