Prasasti
Kampak merupakan peninggalan Pu Sindok, dan diperkirakan sekitar abad
ke-10. Prasasti batu yang ditemukan di
Dukuh Kampak, Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, Provinsi
Jawa Timur ini merupakan koleksi dari Museum Nasional dengan No. Inventaris
D.21.
Alih aksara:
2. wli (tambang) wli pañjut
wli harěng pagulung palamak … hapū … (pa)sukala(s)
3. pulung padi skar tahun panrāngan panusuk kawan mahaliman kḍi (walya)n widu(ma)ngidu(ng) sambal
sumbul hulun haji
7. miśra
mañambul mañawring manglāka
mangapus mapalangan mangawar matarub manggula mangdyun ma(ng) hapū manula wungkuḍu
manglurung magawai rungki payung wlu mopiḥ
akajang
8.
magawai
kisi mamubut manganamanam manawang manahib mamisaņḍung
maņuk makalakā kapwa ya trigāgān dŗbyahajinya
sadūman umarā I bathara sadūman
umarā i …
Alih bahasa:
2.
pembeli tali/tambang, pembeli kayu (untuk
obor/peliti), pembeli arang, pagulung,
pabisar, palamak … hapū …
pengawas hutan.
3.
pengumpul padi, skar tahun, panrāngan,
pamusuk kawan mahaliman kḍi
(walya)n widu(ma)ngidu(ng), sambal sumbul hulun haji
7.
miśra, pembuat bahan pewarna hitam,
pembuat bahan pewarna merah-ungu, tukang soga, pembuat benang/tali, pembuat
pernis (?), mangawar, pembuat kandang
(itik), pembuat gula, pembuat barang tembikar, pengolah kapur (sirih), pengolah
wungkudu, pembuat minyak jarak, pembuat payung bulat, mopiḥ, pembuat tirai
8.
pembuat keranjang, mamubut, pembuat barang
anyam-anyaman, pembuat jaring, pembuat sangkar (burung), pembuat perangkap
burung, pembuat jerat binatang hendaknya dibagi menjadi 3 bagian, satu bagian
untuk mangilala dŗbyahaji,
satu bagian untuk bahatara, dan satu
bagian untuk …
Kepustakaan:
Ninik Setrawati, 2009. Perdagangan Pada Masa Pu Sindok Berdasarkan Data Prasasti, dalam Skripsi di Program Studi Arkeologi, Fakultas Imu Budaya, Universitas Indonesia