The Story of Indonesian Heritage

  • Istana Ali Marhum Kantor

    Kampung Ladi,Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat)

  • Gudang Mesiu Pulau Penyengat

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Benteng Bukit Kursi

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Kompleks Makam Raja Abdurrahman

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Mesjid Raya Sultan Riau

    Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

Tampilkan postingan dengan label the money of Majapahit Kingdom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label the money of Majapahit Kingdom. Tampilkan semua postingan

Uang Kerajaan Majapahit

Mata uang Kerajaan Majapahit dikenal dengan “GOBOG” terbuat dari tembaga. Ciri-ciri: bentuk bulat, di tengah berlubang segi empat, berat 16-213 gram, garis tengah 29-86 mm, tebal 2-6 mm.
Pada sisi muka terdapat relief berupa gambar wayang, alat-alat senjata berbentuk cakra, sesaji, dan pohon beringin, sisi belakang terdapat relief pohon, peralatan berbentuk senjata dan berbentuk sesaji. Relief-relief yang terdapat pada mata uang tersebut mengandung cerita rakyat yang sangat terkenal pada masa itu yakni Damar Wulan.

Masa beredar diperkirakan abad ke-12 – 16, mata uang ini selain menjadi alat tukar, juga banyak dipakai sebagai jimat (amulet). ***


Sumber:
  • Pameran Koleksi Uang Bank Indonesia MUSEUM ARTHA SUAKA, Jakarta: Bank Indonesia
Share:

Terpopuler

Mutiara Kekunaan

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Blog Archive

Label

Statistik Blog

Sahabat Kekunaan

Hubungi Kami