The Story of Indonesian Heritage

  • Istana Ali Marhum Kantor

    Kampung Ladi,Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat)

  • Gudang Mesiu Pulau Penyengat

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Benteng Bukit Kursi

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Kompleks Makam Raja Abdurrahman

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Mesjid Raya Sultan Riau

    Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

Tampilkan postingan dengan label Sejarah Gardu Listrik ANIEM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Gardu Listrik ANIEM. Tampilkan semua postingan

Gardu ANIEM Panglima Sudirman

Sewaktu istirahat sebentar di Taman Ade Irma Suryani sambil menikmati Monumen Bambu Runcing, terlihat bangunan unik berbentuk limas dengan atap menyerupai kerucut. Yang terlintas dalam benak saya, bangunan apa pula itu?
Ternyata bangunan lawas nan unik tersebut adalah Gardu ANIEM. Gardu ini terletak di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Lokasi gardu ini berada di sebelah timur Monumen Bambu Runcing atau di Taman Ade Irma Suryani.
ANIEM adalah singkatan dari Algeemene Nederlandsche-Indische Electriciteit Maatschappij, yaitu sebuah perusahaan listrik swasta yang didirikan oleh perusahaan gas Nederlandsche Indische Gas Maatschappij (NIGM) pada 26 April 1909 di Surabaya. Perusahaan ini berada di bawah NV Handelsvennootschap yang sebelumnya bernama Maintz &Co., yang bermarkas di Amsterdam.


Dalam rangka mendistribusikan kebutuhan listirk di Surabaya, ANIEM berusaha mendirikan beberapa gardu listrik di beberapa titik, seperti di Jalan Dukuh, Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Kebalen Timur, Jalan Kedungdoro, dan Jalan Panglima Sudirman.
Gardu ANIEM Panglima Sudirman ini dulu merupakan gardu listrik untuk menempatkan trafo 6 kV, atau dalam bahasa Belanda dikenal dengan transformatorhuis (rumah trafo). Lengkapnya adalah Transformatorhuis van de Algemeene Nederlandsche-Indische Electriciteit Maatschappij te Soerabaja.
Transformator atau sering disingkat menjadi trafo, adalah suatu alat listrik yang dapat mengubah taraf suatu tegangan AC ke taraf yang lain. Maksud dari pengubahan taraf tersebut di antaranya seperti menurunkan tegangan ataupun menaikkan tegangan. Sehingga, arus listrik bisa stabil dan terkendali tegangannya.
Dalam waktu yang tidak berapa lama, ANIEM berkembang menjadi perusahaan listrik swasta yang besar. Selain menangani Surabaya, ANIEM juga mendapat kepercayaan untuk menangani masalah kelistrikan di Banjarmasin, Pontianak, Singkawang, dan Banyumas. *** [070216]

Share:

Terpopuler

Mutiara Kekunaan

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Blog Archive

Label

Statistik Blog

Sahabat Kekunaan

Hubungi Kami