Kemajuan NKPM yang pesat memicu pemerintah Hindia Belanda untuk mendirikan perusahaan patungan bersama BPM dengan nama NV Nederlandsch Indische Aardolie Maatschappij (NIAM) pada tanggal 14 Desember 1921 dengan daerah konsesi di Jambi dan Bunyu. Tahun 1923 lapangan Jambi mulai berproduksi dan hasilnya diolah di kilang BPM di Plaju. Lapangan Bunyu mulai berproduksi tahun 1924 dan hasilnya diolah di Balikpapan. ***
-
Istana Ali Marhum Kantor
Kampung Ladi,Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat)
-
Gudang Mesiu Pulau Penyengat
Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]
-
Benteng Bukit Kursi
Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]
-
Kompleks Makam Raja Abdurrahman
Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]
-
Mesjid Raya Sultan Riau
Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]
Tampilkan postingan dengan label Nederlandsch Indische Aardolie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nederlandsch Indische Aardolie. Tampilkan semua postingan






