The Story of Indonesian Heritage

  • Istana Ali Marhum Kantor

    Kampung Ladi,Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat)

  • Gudang Mesiu Pulau Penyengat

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Benteng Bukit Kursi

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Kompleks Makam Raja Abdurrahman

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Mesjid Raya Sultan Riau

    Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

Tampilkan postingan dengan label Bakrie Soeraartmadja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bakrie Soeraartmadja. Tampilkan semua postingan

Bakrie Soeraatmadja

Ia adalah pemimpin redaksi “Sipatahoenan”, surat kabar berbahasa Sunda. Surat kabar ini, suatu saat pernah dijuluki orang “si Eces” yang artinya “Nyata”, karena berita-beritanya yang faktual dalam mengikuti acara persidangan Ir. Soekarno, Raden Gatot Mangkuprodjo, Maskoen, dan Soepriadinata di Pengadilan Kolonial Bandung.
Sebagai pemimpin redaksi surat kabar yang terbit pada masa pergolakan perjuangan, Bakrie ini pun tak luput dari berbagai ancaman dan intimidasi dari Belanda karena berita-beritanya yang cukup berani. Misalnya ia pernah dijebloskan ke penjara Sukamiskin tiga bulan karena tulisannya yang mengulas tentang penangkapan Ir. Soekarno oleh pihak Belanda.
Dalam karir jurnalistiknya, ia pernah menjabat ketua PERDI (Persatoean Djoernalis Indonesia) Bandung dan anggota PB PERDI yang berpusat di Solo. Selain memimpin Sipatahoenan, ia sering pula menulis untuk surat kabar lain, misalnya Perbintjangan, Berita Periangan, dan lain-lain.
Bakrie Soeraatmadja dilahirkan 26 Juni 1895 dan meninggal 1 Juni 1971. Ia menerima Satyalencana Perintis Kemerdekaan tahun 1964. Atas keputusan Gubernur Jawa Barat waktu itu, Solchin GP, Bakrie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung. ***                                                                                                                                                               

 

      
Share:

Terpopuler

Mutiara Kekunaan

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Blog Archive

Label

Statistik Blog

Sahabat Kekunaan

Hubungi Kami