The Story of Indonesian Heritage

  • Istana Ali Marhum Kantor

    Kampung Ladi,Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat)

  • Gudang Mesiu Pulau Penyengat

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Benteng Bukit Kursi

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Kompleks Makam Raja Abdurrahman

    Kampung Bulang, Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

  • Mesjid Raya Sultan Riau

    Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau [Pulau Penyengat]

Tampilkan postingan dengan label Sanghyang Dance. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sanghyang Dance. Tampilkan semua postingan

Tari Sanghyang

Sanghyang merupakan tari kerauhan yang sangat terkenal di Bali. Penari – gadis muda atau pria tua – dirasuki roh halus, dewata, binatang buas, atau roh lain. Karena banyak orang desa masih menganut kepercayaan bahwa sanghyang mempunyai kekuatan batin untuk melindungi, seperti tertulis dalam lontar kuna, Lontar Kacacar, tari ini masih dijumpai di pedesaan.
Dahulu sanghyang dipentaskan pada saat terjadi wabah atau musibah di desa setempat. Kini sejumlah desa menggelar versi hiburannya untuk wisatawan. Setidaknya ada 10 jenis sanghyang, masing-masing dinamai sesuai dengan roh yang merasuki penari atau perantaranya.
Legong dan cak (kecak), dua tari Bali yang sangat dikenal, diilhami dan dilandasi oleh sanghyang. ***

Share:

Terpopuler

Mutiara Kekunaan

Diberdayakan oleh Blogger.

Label

Blog Archive

Label

Statistik Blog

Sahabat Kekunaan

Hubungi Kami