Rabu, 18 Juli 2012

Dari Pedagang hingga Pengusaha Pernah Mampir di sini

Di Museum Bank Indonesia terdapat 12 Ruang Kasir yang telah berfungsi sejak zaman De Javasche Bank. Ruang Kasir tersebut tetap digunakan Bank Indonesia sejak 1953 hingga sekitar 1978. Mengikuti jejak De Javasceh Bank, meski berfungsi sebagai bank sentral Bank Indonesia masih menjalankan fungsi komersial hingga 1968. Dengan demikian, Ruang Kasir tersebut merupakan sarana Bank Indonesia dalam melayani berbagai transaksi tunai, baik dari bank-bank di wilayah Jakarta dan sekitarnya, maupun dari perusahaan besar yang mendapat kredit usaha dari Bank Indonesia.



Sebagai ruang untuk menerima penyetoran dan melakukan pembayaran dalam bentuk uang tunai, ruang ini merupakan ruang yang terisolasi dan tertutup bagi siapa pun kecuali para kasir. Di awal berdirinya Bank Indonesia, pada umumnya kasir berasal dari etnis Cina.
Kegiatan dalam ruang kasir dapat dibagi dalam dua bagian besar: pembayaran dan penerimaan setoran. Baik kategori pembayaran maupun penerimaan setoran, harus melewati beberapa tahapan yang dilakukan oleh kasir yang berbeda-beda sebagai langkah pengamanan berlapis guna mencegah penyelewengan di antara para kasir-nasabah tersebut. ***

0 komentar:

Posting Komentar