Minggu, 23 Juli 2017

Stasiun Kereta Api Nganjuk

Stasiun Kereta Api Ngajuk (NJ) atau yang selanjutnya disebut dengan Stasiun Ngajuk, merupakan salah satu stasiun kereta api yang berada di bawah manajemen  PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun yang berada pada ketinggian + 56 m di atas permukaan laut. Stasiun Ngajuk terletak di Jalan Panglima Besar Sudirman, Desa Mangundikaran, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Lokasi stasiun ini berada di sebelah selatan Sate Ayam Ponorogo Pak Boyadi ± 50 m.
Bangunan Stasiun Ngajuk ini merupakan bangunan peninggalan masa Hindia Belanda. Pembangunan stasiun ini bersamaan dengan pembangunan jalur rel kereta api Kertosono-Nganjuk-Madiun. Pembangunan jalur tersebut dimulai pada tahun 1881 dan selesai pada tahun 1882 oleh Staatsspoorwegen, perusahaan kereta api milik pemerintah di Hindia Belanda, sepanjang 69 kilometer yang merupakan bagian dari proyek Oosterlijnen (lintas timur).
Dilihat dari fasadnya, bangunan stasiun ini sudah tidak menampakkan sebuah bangunan lawas peninggalan kolonialnya lantaran dilakukan renovasi dengan penambahan teras di depan pintu masuk utamanya. Peninggalan kolonialnya masih bisa dijumpai pada struktur emplasemen beserta atapnya. Selain itu, bangunan lain pendukung di stasiun tersebut yang masih memperlihatkan kekolonialnya adalah bangunan yang digunakan untuk kantor distrik jalan rel yang berada di samping bangunan utama stasiun
Stasiun ini memiliki 4 jalur dengan jalur 3 sebagai sepur lurus arah barat menuju Stasiun Bagor dan arah timur menuju Stasiun Sukomoro. Jalur 1, 2 dan 4 digunakan sebagai jalur persilangan atau persusulan dengan kereta yang lain yang akan melintas stasiun ini.
Stasiun Bagor merupakan stasiun kelas I yang ada di Kabupaten, oleh karena itu terlihat ramai akan aktivitas menaikkan maupun menurunkan penumpang kereta api. Layanan kereta api yang terdapat di stasiun ini meliputi kereta api kelas eksekutif, kelas campuran, kelas ekonomi AC premium, kelas ekonomi AC plus, dan kelas ekonomi AC. *** [230717]

0 komentar:

Posting Komentar