Jumat, 21 Juli 2017

Stasiun Kereta Api Paron

Stasiun Kereta Api Paron (PA) atau yang selanjutnya disebut dengan Stasiun Paron, merupakan salah satu stasiun kereta api yang berada di bawah manajemen  PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun yang berada pada ketinggian + 56 m di atas permukaan laut. Stasiun Paron terletak di Jalan Raya Paron, Desa Paron, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur. Lokasi stasiun ini berada di sebelah barat laut Bank Jatim Paron ± 100 m, atau barat laut Kantor Pos Paron .
Bangunan Stasiun Paron ini merupakan bangunan peninggalan masa Hindia Belanda, hanya saja sudah ada beberapa penambahan atau renovasi. Sebelum stasiun ini dibangun, terlebih dulu dilakukan pembangunan jalur rel kereta api Madiun-Paron-Sragen-Solobalapan. Pembangunan jalur tersebut dimulai pada tahun 1883 dan selesai pada tahun 1884 oleh Staatsspoorwegen, perusahaan kereta api milik pemerintah di Hindia Belanda, sepanjang 97 kilometer yang merupakan bagian dari proyek Oosterlijnen (lintas timur).
Stasiun ini memiliki 3 jalur dengan jalur 1 sebagai sepur lurus arah barat menuju Stasiun Kedunggalar dan arah timur menuju Stasiun Geneng. Jalur 2 dan 3 digunakan sebagai jalur persilangan atau persusulan dengan kereta yang lain yang akan melintas stasiun ini.
Meski tergolong sebagai stasiun kelas II, Stasiun Paron merupakan stasiun terbesar dan sekaligus paling ramai di Kabupaten Ngawi karena letaknya yang berdekatan dengan Kota Ngawi, yaitu sekitar 9 kilometer. Layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini meliputi kereta api eksekutif, campuran, dan ekonomi. *** [210717]

0 komentar:

Posting Komentar